| 0 comments ]

Berdasarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 006 tahun 2008 tentang Pedoman Penerimaan Calon Mahasiswa Baru pada Perguruan Tinggi Negeri dan Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional No.18/DIKTI/Kep/2008 tanggal 28 Maret 2008 tentang Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Para Rektor Perguruan Tinggi Negeri di bawah koordinasi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional menyelenggarakan seleksi calon mahasiswa baru secara bersama pada tingkat nasional dalam bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Berdasarkan hasil rapat Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia di Denpasar pada tanggal 30 Oktober 2009, SNMPTN 2010 dilaksanakan di bawah koordinasi dan tanggung jawab Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI). SNMPTN merupakan satu-satunya pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu dengan menggunakan soal yang sama atau setara dan diselenggarakan secara serentak.

Informasi Awal ini menyajikan ketentuan umum SNMPTN, termasuk kelompok Program Studi baik Kelompok IPA maupun IPS dari 57 Perguruan Tinggi Negeri. Informasi awal ini diterbitkan untuk dipergunakan dan dicermati secara seksama oleh calon peserta yang akan mengikuti SNMPTN tahun 2010, sehingga calon peserta dapat mempersiapkan diri dalam memilih Program Studi yang dikehendaki dan dapat menjadi panduan awal untuk mengikuti proses seleksi SNMPTN dengan baik.

Secara rinci informasi tentang tata cara pendaftaran dan pelaksanaan SNMPTN dimuat dalam Buku Panduan Peserta SNMPTN 2010 yang dapat diakses di website dengan alamat http://www.snmptn.ac.id.

Mudah-mudahan informasi awal ini bermanfaat bagi persiapan peserta untuk mengikuti SNMPTN.


Pendaftaran "Online" Lebih Praktis



JAKARTA, KOMPAS.com - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2010 yang dilakukan secara online disambut baik kalangan sekolah, siswa, dan perguruan tinggi. Cara ini dinilai lebih memudahkan pendaftaran calon mahasiswa baru. Meskipun demikian, harus dipikirkan siswa-siswa di daerah terisolasi yang sulit mendapatkan akses internet.

Yani Bayani, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 8 Jakarta, Selasa (16/2/10), mengatakan, dengan pendaftaran SNMPTN online, sekolah tidak perlu lagi mengoordinasi pendaftaran siswa kelas III ke panitia SNMPTN setempat.

"Kami sudah mendapatkan informasi itu sekitar dua minggu lalu setelah dapat informasi dari salah satu PTN. Kami sudah informasikan perubahan itu kepada siswa. Sebenarnya, pendaftaran online untuk masuk perguruan tinggi negeri juga sudah dilaksanakan pada ujian masuk mandiri yang dilakukan sejumlah PTN," kata Yani.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/2/10), menjelaskan, SNMPTN 2010 menggunakan sistem online. Calon mahasiswa mendaftar melalui jaringan internet, sedangkan yang kesulitan bisa menggunakan bantuan sentral telepon otomatis (STO) PT Telkom yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Iwan Hermawan, Wakil Kepala Sekolah SMAN 9 Bandung, mengatakan, tiap tahun biasanya panitia SNMPTN mengumumkan informasi pelaksanaan pendaftaran pada sekolah. Pihak sekolah kemudian mengoordinasi pembelian formulir SNMPTN untuk membantu siswa.

"Dengan pendaftaran online, berarti nanti siswa yang mengurus sendiri dan tidak merepotkan. Pihak sekolah senang saja. Apalagi, untuk siswa tidak berat karena tidak ada biaya ekstra. Tapi, yang penting jika ada perubahan segera disosialisasikan ke pihak sekolah," ujar Iwan.

Lutfi, siswa kelas III SMAN 12 Bandung, mengatakan, belum tahu adanya perubahan cara pendaftaran SNMPTN 2010. Saat ini, dirinya sedang berkonsentrasi untuk mengikuti seleksi masuk mandiri yang dilakukan perguruan tinggi negeri di wilayah Bandung.

0 comments

Post a Comment